Kesenian Tradisional Wayang Kulit Bali

Kesenian Tradisional Wayang Kulit Bali - Kesenian rakyat yang berasal dari Bali ini adalah seni wayang kulit, sebuah seni yang sudah berkembang cukup lama, bahkan kesenian wayang kulit sudah dikenal tidak hanya di Indonesia namun juga di mancanegara. 


Kesenian wayang kulit juga merupakan kesenian yang sudah cukup tua di Bali, dari dahulu kesenian ini sudah banyak dimainkan dan berkembang hingga saat ini. 

Pada pembahasan berikut ini kami akan memberikan informasi mengenai keberadaan wayang kulit di Bali untuk memberikan sedikit gambaran kesenian ini kepada mereka yang belum terlalu mengenal seni klasik yang sedang berkembang saat ini. 

Salah satu wayang dalam kesenian tradisional ini yang sangat populer di Bali wayang Cenk Blong dengan dalang I Wayan Nardayana, mereka terkenal sebagai dalang yang inovatif dengan canda yang khas dalam pertunjukkan wayangnya.

1. Kesenian Rakyat Bali - Wayang Kulit
Berbicara tentang sejarah kesenian wayang kulit, masih banyak yang menemukan secara pasti sumber yang menerangkan sejarah awal dari kesenian wayang kulit berkembang di Bali, kenapa kesenian wayang kulit terkenal sebagai seni tradisional Bali. 

Bakan para ahli sudah banyak merinci informasi tentang sejarah kesenian wayang kulit masuk ke Indonesia terutama di wilayah Bali. Wayang kulit memang sudah berkembang di Indonesia, bahkan sudah termasuk kesenian milik Indonesia yang berasal dari Bali. 

Baca Juga :

Dengan semakin berkembangnya kemajuan zaman saat ini, maka kesenian wayang kulit dipentaskan secara modern, namun tidak menghilangkan kesan tradisionalnya. 

Wayang kulit memang merupakan seni tradisional yang berasal dari Indonesia dan berkembang dengan baik di Jawa dan di Bali, Wayang kulit merupakan kekayaan Nusantara lahir dari budaya dan seni masyarakat Indonesia. 

Wayang tersebut berasal dari katan” Ma Hyang” yang artinya menuju ke roh spiritual ataupun dewa, sehingga dalam perkembangan awalnya, Wayang kulit sebagai suatu seni untuk melengkapi rangkaian upacara keagamaan. 

Wayang juga diartikan sebagai bayangan, karena seni wayang kulit tersebut memang disaksikan dari bayangan wayang kulit pada selembar kain putih (kelir) yang terbentang di depan, sedangkan para penonton bisa menyaksikannya dari sisi lainnya.

Seperti namanya Wayang kulit, bahan baku pembuatan Wayang kulit terbuat dari kulit kerbau yang dikeringkan, kemudian dibuat bentuk sesuai dengan nama dan karakter wayang tersebut, tentu dalam membuat Wayang kulit tidak sembarang orang bisa membuatnya, mereka yang hanya seniman-seniman tertentu, di Bali sendiri yang terkenal sebagai pengrajin seni wayang adalah di desa Kamasan di Klungkung

2. Peran Dalang Dalam Pentas Kesenian Wayang Kulit
Wayang kulit dimainkan oleh seseorang yang bernama “dalang” maka ki dalanglah tokoh sentral yang memegang peranan penting dalam pemnetasan seni wayang kulit yang dipentaskan. Dalang diharuskan untuk lihai dalam menguasai seni sastra, gerak, tampilan, suara, dan bentuk wayang agar menarik dalam pementasan wayang tersebut dan diterima oleh masyarakat.

Maka untuk itulah dalang dalam pementasan Wayang kulit harus yang kreatif dan inovatif sehingga menjadi pilihan masyarakat paling populer saat ini. Dan menjadi dalang juga harus memiliki wawasan yang luas, bahkan dengan isu yang berkembang saat ini termasuk yang sedang viral sekarang ini.

Dalam pementasan Wayang kulit, kepiawaian atau keahlian seorang dalang saat menentukan dalam pertunjukkan seni Wayang kulit, karena dalang yang akan mengemas cerita-cerita menjadi sebuah pertunjukkan yang menarik. Cerita pertunjukkan seni Wayang kulit juga dikemas dan disertai dengan kritik sosial, guyonan atau lelucon-lelucon segar, sehingga cerita yang ditampilkan tidak membosankan.


0 Response to "Kesenian Tradisional Wayang Kulit Bali"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel