Upacara Adat Kepercayaan Agama Hindu di Bali


Mascandev.comUpacara Adat Kepercayaan Agama Hindu - Bali dikenal sebagai pulau yang memiliki seribu pulau. Agama hindu di Bali terkenal dengan kekentalan akan adat dan budayanya mulai dari upacara keagamaan dan lain sebagainya. Pulau kecil di Bali memang menarik perhatian banyak wisatawan karena memiliki pesona alam yang indah dan berbagai upacara adat yang menarik untuk dipelajari.


Menurut kepercayaan agama hindu, manusia dan alam menyatu dengan sangat erat karena manusia membutuhkan alam untuk hidup. Alam semesta merupakan sesuatu yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa atau Hyang Widhi. Untuk itu, jika manusia ingin mendekatkan diri dengan Tuhan maka manusia bisa mencoba untuk mencintai alam.

Sehingga tidak heran jika di Bali, adat dan budaya sangat kental terasa karena mayoritas penduduk di bali merupakan pemeluk agama Hindu. Di Bali, banyak terlihat berbagai upacara adat baik di pinggir sungai maupun pinggir pantai. 

Bagi umat hindu, air atau yang disebut sebagai tirta ini merupakan sumber kehidupan. Tanpa adanya air maka makhluk hidup tidak dapat hidup. Di bali, banyak ritual dan upacara keagamaan yang berbentuk persembahan yang ditujukan kepada Sang Hyang Widhi, para Dewa dan leluhur.

Pelaksanaan upacara agama Hindu ini menariknya hanya dilakukan sesuai kemampuan karena yang dibutuhkan hanyalah kejujuran dan keikhlasan dalam melaksanakan upacara tersebut. Ada beberapa upacara dalam agama hindu yakni sebagai berikut:

1. Upacara Nyepi
Upacara nyepi merupakan salah satu upacara dalam agama hindu yang dilaksanakan saat pergantian tahun baru Isaka pada penaggalan bali. Pada saat melaksanakan upacara nyepi, maka seluruh umat hindu tidak diperbolehkan untuk keluar rumah, bekerja, menyalakan lampu, ataupun beruat gaduh. Di Bali, pada saat upacara nyepi, maka seluruh tempat wisata tutup, termasuk bandara.

2. Upacara Galungan
Upacara galungan merupakan salah satu upacara dalam agama hindu yang dinilai sebagai hari kemenangan Dharma atau kebaikan dan gunanya untuk melawan Adharma atau kebatilan. Upacara ini dilaksanakan setiap 210 hari, tepatnya pada hari rabu kliwon atau wuku dulungan. Pada upacara galungan, umat hindu berperang melawan leteh atau bhuta dan berjuang melawan kekuatan dharma.

3. Upacara kuningan
Upacara kuningan merupakan salah satu upacara dalam agama hindu yang dilaksanakan setelah 10 hari dari hari galungan. Tepatnya di hari sabtu maka dirayakanlah kuningan. Pada acara upacara kuningan, seluruh umat hindu melakukan persembahan dengan nasi kuning sebagai lambang kemakmuran dan sebagai tanda terima kasih, dan mengingatkan umat hindu pad ahukum alam.

3. Upacara pagerwesi
Upacara pagerwesi merupakan salah satu upacaa dalam agama hindu yang dilaksanakan setiap 210 hari pada hari rabu wuku shinta. Setiap umat hindu termasuk rohaniawan memagarkan diri untuk terus bisa menjaga kemuliaan Sang Hyang Widhi dan bisa menerima berkah dari Sang Pramesti Guru. Pagar ini maksudnya menjaga diri, dan pagar ini haruslah kokoh.

4. Upacara saraswati
Upacara saraswati merupakan salah satu upacara dalam agama hindu yang dilaksanakan untuk menghormati turunnya ilmu pengetahuan. Dimana dewi saraswati merupakan seorang dewi cantik yang memegang tasbih, lontar, genitri dan alat music. Dalam upacara ini, semua lontar, pusataka suci, alat tulis menulis diupacarai. Biasanya upacara ini dilakukan oleh guru dan anak sekolah.

Itulah upacara adat kepercayaan agama hindu yang perlu kita ketahui. Sebenarnya masih banyak berbagai upacara agama hindu lain yang tidak disebutkan di atas. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan anda mengenai upacara adat kepercayaan agama hindu.

Note : Jika ada kesalahan dalam penulisan atau dan lain sebagaimana , kami sebagai penulis tidak ada unsur kesengajaan. disini penulis hanya ingin berbagi informasi dari beberapa sumber

0 Response to "Upacara Adat Kepercayaan Agama Hindu di Bali"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel